STEVIE G: Melarikan Diri dari Jakarta

Ada masa ketika panic button dinyalakan, kita butuh satu tempat untuk sembunyi dan melakukan kontempelasi, agar hidup bisa kembali seimbang.

Hal itulah yang saya lakukan. Melarikan diri sejenak dari Jakarta. Dan, pagi ini saya menulis dari sebuah kamar di hotel Stevie G, Bandung. 

Tampak Lobby Hotel

Panic button saya menyala sudah lebih dari seminggu. Perjalanan PhD saya memasuki babak baru. Saya membutuhkan waktu di mana saya bisa sendiri untuk berkontempelasi dan menulis. Bandung menjadi pilihan.

Continue reading “STEVIE G: Melarikan Diri dari Jakarta”

Advertisements

Menginap di Yabbiekayu

Ada banyak pertimbangan dalam memilih penginapan ketika berlibur. Salah satunya adalah review dari para pengguna sebelumnya. Saya kerapkali membaca dengan cermat tiap review yang dituliskan untuk menguatkan pilihan saya terhadap satu tempat. Pengalaman-pengalaman sebelumnya yang hanya mengandalkan lokasi, foto, dan harga ternyata cukup mengecewakan.

Beberapa kali, ketika liburan saya mendapatkan tempat menginap yang tidak sesuai dengan harapan, salah satunya adalah ketika tahun lalu saya pergi ke Bangkok. Saya mengabaikan review yang menuliskan tentang tidak berfungsinya lift hotel di malam hari dari seorang konsumen. Dan ternyata, di kemudian hari justru menyusahkan saya.

Belajar dari kesalahan tersebut, akhirnya setiap kali berpergian dan memilih hotel, review pengguna menjadi salah satu pertimbangan utama. Nah, akhir bulan lalu ada kesempatan buat trip 1 hari ke Yogyakarta. Kali ini karena tujuan tripnya untuk beristirahat, saya memilih untuk menginap jauh dari pusat kota, maka dipilihlah Yabbiekayu Eco-Homestay. Kenapa Yabbiekayu? Karena 94% reviewer memberikan nilai excellent untuk Yabbiekayu. Lebih lengkapnya bisa dilihat di sini

Continue reading “Menginap di Yabbiekayu”