What To Do in Macau Less Than 12 Hours

IMG_20170529_101619 (1)

Welcome To Macau

Kalau punya waktu kurang dari 12 jam di Macau, apa yang sebaiknya harus dilakukan dan dikunjungi? Nah, saya mau cerita tentang perjalanan singkat saya (kurang dari 12 jam) ke Macau beberapa waktu lalu.

Sebenarnya tujuan utama adalah Hong Kong, tapi kalau sudah nyampai Hong Kong dan ga mampir ke Macau kan bakalan nyesel ya? Makanya kemarin itu saya sempetin buat mampir ke negara yang hanya berjarak kurang lebih 1 jam dari Hong Kong, yang ternyata memiliki kehidupan yang 100% berbeda. Ternyata dari Macau ke Hong Kong ga seribet yang saya bayangkan.  Oke saya mulai ya….

Naik apa dari Hong Kong ke Macau?

Saya pilih naik Ferry. Kenapa? Karena kebetulan saya menginap di daerah Tsim Sha Tsui yang cukup dengat dengan China Ferry Terminal yang melayani perjalanan HK – Macau pp.

Saya menggunakan Cotai Water Jet dengan tujuan terminal Cotai/Taipa. Awalnya saya berniat menggunakan Turbo Jet Ferry dengan tujuan Outer Harbor/Macau Ferry Terminal yang lebih dekat dengan pusat kota Macau, tetapi sayang, pada hari itu tanggal 29 Mei 2017, Turbo Jet Ferry tidak menyediakan tiket on the spot untuk kelas ekonomi. Mau beli kelas eksekutif kok ya sayang uang, mahal soalnya. Mending duitnya buat beli maem. Hehehehe (prinsip traveler nanggung).

Harga tiket Cotai Water Jet sekitar HKD 165 untuk kelas ekonomi. Saya berangkat pukul 08.00  dan sampai sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Ferrynya gede dan cukup nyaman, wifinya juga lumayan kenceng. Lumayan bisa bobo manis sepanjang jalan, simpen energi lah buat jalan-jalan nanti

Sampai di Macau Mau Ngapain?

Banyak! Selain Casino, tenryata ada banyak tempat yang bisa dikunjungi antara lain Taipa Village, Largo Senado, Fisherman Wharf, A Ma Temple, Museum of Macau, Na Tcha Temple, dll. Tapi karena saya cuma punya waktu hanya sampai jam 16.00 sore waktu Macau, maka diputuskan untuk mengunjungi,  Taipa Village, Largo Senado dan Ruin St Paul

Taipa Village

Begitu sampai di Cotai / Taipa terminal dan setelah pengecekan imigrasi, saya bergegas menuju ke shelter bus yang berada tepat di luar terminal. Saya memilih untuk menumpang salah satu bus menuju The Venetian Macau. Oiya busnya gratis lho, fasilitas dari hotel untuk para tamu.

Dari The Venetian Macau, keluar dari lobby sebelah barat, nah tepat di seberang lobby ada jembatan panjang menuju ke Taipa Village. Kurang lebih 15 menit untuk bisa sampai ke lokasi Taipa Village

Taipa Village

Taipa Village sebenarnya adalah sebuah desa kecil dengan sentuhan Portugis. Rumah-rumah bergaya Portugis dengan pepohonan yang rindang. Peacefull banget lah pokoknya. Di Taipa Village ini juga kita bisa mengunjungi gereja Sao Paulo.

Gereja Sao Paulo

Nah tepat di bawah Taipa Village ini adalah Rua Da Cunhna yang merupakan jantung Taipa Village. Di Rua Da Cunhna ini berjejer pusat jajan peranakan Macau dan Portugis, mulai dari egg tart sampai manisan yang enak banget. Saya sendiri sempet nyicipin sandwich khas yang antrinya duh bikin rasa laper ilang lagi. Saya betah banget di Taipa Village ini, pengen banget bisa balik ke sini lagi.

Sandwich Legendaris Itu

Largo Do Senado 

Aka Senado Square. Setelah puas menjelajah Taipa Village, saya lanjut ke Largo DoSenado yang terkenal itu. Namun sebelumnya saya musti ke Outer Harbour untuk beli tiket balik ke Hong Kong. Dari The Venetian Macau ada banyak bis gratis yang disediakan yang bisa mengangkut sampai ke Outer Harbour/Macau Ferry Terminal.

Kantor Pos Senado

Setelah tiket terkantongi, saya langsung keluar menuju shelter bus gratis yang ada di Outer Harbour, kali ini tujuannya adalah Hotel Grand Lisboa. Lumayan lama antriannya karena nampaknya Grand Lisboa menjadi favorit para pengunjung. Perjalanan kurang lebih 30 menit.

Senado Square

Dari Grand Lisboa saya lanjut berjalan kaki yang ternyata lumayan lama dan bikin kaki pegel untuk bisa sampai ke Largo De Senado. Largo De Senado sendiri adalah semacam sebuah square atau lapangan yang kanan kirinya dipenuhi pertokoan dan tempat makan yang dulunga diperuntukan sebagai tempat pertemuan orang china dan portugis. Bangunanya rata-rata berbentuk bangunan eropa. Oiya Largo do Senado ini merupakan situs UNESCO World Heritage lho.

Ruins St Paul

A must visit place di Macau adalah Ruins St Paul alias reruntuhan gereja Sao Paulo pada abad ke 17. Sumpah tempat ini kece banget. Dari Largo de Senado ga begitu jauh, cuma harus ngelewatin semacam pasar yang pas hari itu penuh banget karena bertepatan dengan Dragon Festival, sehingga jalan jadi sempit dan sesak banget.

Ruins St Paul

Tapi mengunjungi Ruins St Paul ga akan rugi. Ini tempat historical sekali, meski penuh sesak orang, duduk di tangga Ruins St Paul ini kenikmatan sendiri lho, apalagi semisal ditemani kesayangan.

Overall, apa yang saya nikmati di Macau cukup membekas di hati. Negara bekas koloni Portugis ini menyimpan sejarah dan budaya peranakan Portugis yang cukup kental. Tidak hanya arsitek bangunan, bahasa, tetapi juga kuliner.  Saya sik masih pengin bisa berkunjung lagi ke Macau suatu hari nanti, menuntaskan beberapa keinginan yang belum sempat terlaksana kemarin. Maklum saja, saya hanya punya waktu kurang dari 12 jam. Syukur-syukur kalau ada yang mau bayarin lho 🙂

 

 


Ada beberapa informasi sederhana yang mungkin diperlukan jika berkunjung ke Macau seorang diri:

  1. Plesiran ke Macau itu ga ribet, cukup siapkan paspor, uang saku, dan energi yang cukup. Oiya sebisa mungkin bawa cash, karena octopus card yang bisa dipakai di HK ga berlaku di sini. Beberapa gerai menerima mata uang HKD dan beberapa yang tidak
  2. Jika berangkat dari HK, jangan lupa cari tahu jadwal keberangkatan dari masing-masing Ferry Terminal, lebih baik jika memesan tiket sehari sebelumnya, karena tidak semua Ferry menyediakan tiket on the spot kelas ekonomi. Dan perhatikan jadwal keberangkatan dari masing-masing Ferry terminal. Untuk Cotai Water Jet informasi bisa didapatkan di sini
  3. Jangan kuatir transportasi selama di Macau, di ferry terminal banyak tersedia bus. Baik bus yang berbayar maupun bus gratis yang disediakan oleh hotel, seperti bus dari The Venetian Macao. Dan bus gratis ini tersedia di Cotai Terminal maupun Outer Harbour Terminal. Silahkan pilih sesuai tujuan.
  4. Udara di Macau cukup panas, jadi pastikan gunakan pakaian yang nyaman. Dan karena akan lebih banyak berjalan kaki, maka pilih sepatu yang tidak bikin kaki lecet.
  5. Selain Taipa Village,Rua Da Cunhna Largo Do Senado, dan Ruins St Paul, tempat lain yang bisa dikunjungi adalah mall The Venetian Macao, kemudia Fisherman Wharf, A Ma Temple,Four Faced Budha, Macau Museum, tergantung berapa lama ada di Macau. Tapi sebenarnya dengan 1 day tour of Macau pun sudah cukup.

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s