Piknik Ke Sido Muncul

Rombongan Piknik Seru

Kalian tahu ga? Kalau sebagian besar danau di Indonesia permukaan danaunya tertutup Eceng Gondok. Salah satunya danau Rawa Pening, yang terkenal dengan surga pencari ikan dan legenda ‘Baru Klinthing’.  Nah eceng gondok ini memiliki kecepatan tumbuh yang luar biasa pesat sehingga dianggap sebagai gulma yang bisa merusak lingkungan perairan. Kebayang kan, kalau danau seindah Rawa Pening ini mengalami pendangkalan karena semua permukaannya tertutup eceng gondok, padahal Rawa Pening ini luasnya 2.670 hektar!

Banyak cara dilakukan buat mengurangi populasi eceng gondok, misal dimanfaatkan untuk pembuatan tas, tapi toh ternyata ga berdampak besar karena eceng gondok ini berkembang biak dalam waktu yang relative cepat.

Danau Rawa Pening, magic ya?

Karenanya, melalui kegiatan CSR, Sido Muncul Tbk melakukan penelitian pemanfaatan tumbuhan eceng gondok untuk bisa digunakan menjadi sumber energi baru. Dan kemarin saya bareng beberapa netizen keren Indonesia diajak untuk melihat dari dekat usaha Sido Muncul Tbk mengurangi populasi eceng gondok dengan menjadikan tumbuhan eceng gondok ini sebagai bahan bakar. Usaha yang dilakukan oleh Sido Muncul ini cukup maksimal, karena dalam sehari alat-alat yang digunakan mampu mengambil kurang lebih 200 ton tanaman eceng gondok yang artinya sekitar 1 hektar tanaman eceng gondok dapat dibersihkan.

Melihat Eceng Gondok di Rawa Pening

Tanaman eceng gondok yang sudah diambil ini lantas diolah untuk dijadikan produk bahan padatan yang berbentuk pellet dan digunakan sebagai energy baru pengganti minyak maupun gas.  Kegiatan ini sudah dilakukan sejak Januari 2015. Menurut Irwan Hidayat, direktur Sido Muncul Tbk, pemanfaatan eceng untuk pellet bahan bakar diharapkan dapat mengurangi pertumbuhan eceng gondok dan dapat menjadi sumber energy baru di Rawa Pening dan perairan Indonesia lainnya. Selain itu dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitarnya seperti meningkatkan kunjungan wisata ke Rawa Pening sehingga masyarakat sekitar memiliki penghasilan dari sektor wisata.

Setelah puas melihat-lihat Rawa Pening, piknik berlanjut ke pabrik Sido Muncul yang ada di Ungaran. Di sini kami diajak untuk melihat proses pengolahan eceng gondok menjadi pellet, pembuatan jamu dan produk unggulan seperti Tolak Angin. Pabriknya luas dan bersih. Semua fasilitas pendukung operasional lengkap, termasuk laboratorium yang digunakan untuk pra produksi. Lebih serunya lagi, di lokasi pabrik Sido Muncul juga terdapat Agrowisata yang menurut pak Irwan, setiap bulannya agrowisata ini dikunjungi kurang lebih 5000 pengunjung dari berbagai daerah.

Argowisata

Piknik ke pabrik dan argowisata Sido Muncul

Pada kesempatan ini juga, Pak Irwan Hidayat berbagi cerita tentang asal muasal pabrik jamu Sido Muncul. Beliau juga tidak pelit berbagi tips dan kiat hidup yang lumayan bisa diambil hikmahnya. Piknik hari ini diakhiri dengan makan malam dan ngopi-ngopi seru. Terima Kasih Sido Muncul buat seseruan pikniknya!

Advertisements

5 thoughts on “Piknik Ke Sido Muncul

  1. Pingback: Dukungan Sido Muncul Untuk Pendidikan di Indonesia | seasjourney

  2. Pingback: Kuku Bima Energi Untuk Rawa Pening | seasjourney

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s