Berburu Pantai di Lombok

Ada berbagai alasan untuk melakukan sebuah perjalanan.  Entah itu sekedar berlibur,  perjalanan dinas,  atau mengunjungi sanak saudara.  Ada juga perjalanan yang dilakukan karena ingin semata. Iya keinginan semata

Menikmati Pantai Malimbu

Menikmati Pantai Malimbu

Beberapa waktu lalu ada beberapa perjalanan yang saya lakukan,  salah satunya adalah pergi ke Lombok.  Alasannya,  sederhana saja,  saya belum pernah ke Lombok.  Mumpung bulan ada long wiken,  mumpung saya ada waktu yang ga perlu cuti maka saya putuskan untuk mengunjungi Lombok bersama dua orang teman saya.  Ya awalnya begitu saja.

Bermodalkan tiket promo dari Garuda dengan penerbangan direct dari Semarang –  Praya (Lombok) yang ternyata tidak benar-bemar direct karena harus lansir sekitar 2 jam di Juanda,  Surabaya,  perjalanan ke Lombok pun dimulai tepat pada hari raya Idul Adha.

Saya sempat tercekat begitu mendarat di pulau Lombok.  Warna langit di Indonesia bagian Timur ini berbeda dari warna langit yang biasa saya lihat di pulau Jawa.  Lebih biru. Atau mungkin sebenarnya warna langitnya sama saja,  yang membuatnya lebih biru karena tak banyak tertutup asap polusi. Mungkin saja,  saya pun tak ingin menerka-nerka,  lebih ingin menikmatinya saja.

Karena ini adalah pertama kalinya saya ke Lombok, maka saya memutuskan untuk menggunakan jasa tour and travel. Kali ini saya memilih Green Chili Tour. Ada beberapa keuntungan ketika bepergian dengan menggunakan jasa tour, antara lain adalah, saya tidak perlu repot memikirkan akomodasi dan itinerary perjalanan selama 3 hari dua malam.

Selama di Lombok, saya menginap di Senggigi Beach Hotel dengan view dan halaman pantai Senggigi! Bonus yang menyenangkan. Lalu kemana saja selama di Lombok?

Pantai Senggigi

Senja di Pantai Senggigi

Senja di Pantai Senggigi

Tahukah kamu, kalau senja di Pantai Senggigi itu sangat indah. Saya beruntung karena selama dua hari berturut-turut saya bisa menyaksikan senja hanya beberapa langkah saja dari kamar hotel.

Pantai Senggigi adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di Lombok, berada di garis pantai yang sama adalah Pantai Batu Bolong.

Senjanya Tjakep ya?

Senjanya Tjakep ya?

Makin sore pantai Senggigi, makin banyak dikunjungi orang, baik itu wisatawan maupun penduduk lokal. Tujuannya sama, menunggu senja turun. Beberapa orang saya lihat datang bersama dengan pasangannya, romantis sekali bisa melihat senja dengan orang yang disayangi. Sayangnya saya datang sendiri.

Tanjung Aan

Tanjung Aan yang mempesona

Tanjung Aan yang mempesona

Pantai Tanjung Aan terletak tidak jauh dari pantai Kuta Lombok. Pantai yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia ini disebut juga sebagai pantai merica. Kenapa? Karena Tanjung Aan memiliki butiran pasir yang literaly seperti biji merica atau lada.

Pasir Merica!

Pasir Merica!

Pantai Tanjung Aan memiliki ombak yang relatif tenang dan dikelilingi dengan beberapa bukit, memberikan beberapa alternatif untuk bisa menikmati keindahan Tanjung Aan dari berbagai sisi. Saya sendiri memilih untuk berjalan menyusuri bibir pantai sambil bermain air.

Ga ada Ombak dong!

Ga ada Ombak dong!

Pantai Seger

Bersebelahan dengan Pantai Tanjung Aan adalah pantai Seger, jadi sayang kalau dilewatkan. Pantai Seger relatif sepi dan unik. Unik karena di tengah-tengahnya terdapat sebuah batu karang yang bisa dituju ketika air laut surut.

Pantai Seger

Pantai Seger

Beruntungnya ketika saya sampai di sana, air tengah surut, sehingga saya antusias sekali untuk mencapai batu karang yang disebut sebagai Batu Tengkong, lupa kalau sepatu yang saya pakai tidak kompatibel dengan jalan berbatu yang harus ditempuh, alhasil satu sepatu menjadi korban.

Patung Putri Mandalika

Patung Putri Mandalika

Meskipun demikian, tidak sia – sia perjalanan menuju batu Tengkok, pemandangannya luar biasa menyegarkan mata. Di Pantai ini pula, terdapat patung monumen Legenda Putri Mandalika

Pantai Malimbu

Ini Pantai Malimbu itu, bikin bengong

Ini Pantai Malimbu itu, bikin bengong

Destinasi berikutnya yang membuat saya terbengong-bengong adalah Pantai Malimbu. Di pantai ini akhirnya saya tahu perbedaan warna biru langit dan biru laut. Tapi sayang karena harus mengejar kapal ke Gili Trawangan, saya tidak bisa berlama-lama di Pantai Malimbu. Hanya sempat berfoto dan tak sempat menikmati rujak yang menurut teman saya layak coba.

Jadi tahu bedanya biru langit dan biru laut kan?

Jadi tahu bedanya biru langit dan biru laut kan?

Sebenarnya bukan hanya pantai saja yang saya kunjungi selama di Lombok, saya juga sempat mengunjungi desa adat dan sentral kain tenun Lombok, tapi akan saya ceritakan di tulisan terpisah saja.

Selama 3 hari 2 malam, tak semua pantai yang ada dalam list perjalanan bisa dikunjungi, terutama pantai pantai di Lombok Utara seperti Pantai Sire, Pantai Sekotong, Pantai Lokok Piko, Pantai Pink, dll. Menurut tour guide, saya seharusnya tinggal minimal seminggu untuk dapat memenuhi bucket list saya tentang pantai di Lombok.

Seminggu? Hmmm nantilah jika saya bisa mencari celah untuk bisa mengajukan cuti seminggu penuh di kantor, saya akan mencoba memenuhi bucket list pantai di tak hanya di Lombok tapi juga di Indonesia. Doakan saja ya. Yang pasti sih, suatu saat saya akan kembali lagi ke Lombok. Ada yang mau ngirimin saya tiket gratis mungkin?


Beberapa hal penting yang menjadi catatan saya selama plesiran di Lombok adalah:

  1. Pantai-pantai di Lombok relatif masih tidak terlalu rame, kecuali Gili Trawangan. Tapi mungkin lebih baik begitu agar keindahannya bisa lebih terjaga
  2. Saya kurang cocok dengan kuliner Lombok, saya bahkan tidak mencoba plecing kangkung dan ayam taliwang karena cukup pedas buat saya
  3. Jika baru pertama kali ke Lombok, ada baiknya untuk menyewa jasa tour. Di Lombok ada banyak sekali jasa tour yang menyewakan paket wisata. Pastikan bahwa tour yang dipilih mempunyai reputasi cukup baik. Caranya jangan segan untuk bertanya dan mencari rekomendasi
  4. Jangan datang ke Lombok di saat peak season, kalau bisa pilihlah bulan-bulan di mana ada agenda festival seperti Bulan Februari ada festival Nyale di Pantai Tanjung Aan
  5. Jangan lupa untuk menyiapkan dan menggunakan tabir surya kalau tidak ingin kulit terbakar.

 

Advertisements

3 thoughts on “Berburu Pantai di Lombok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s